Sunday, 26 July 2015

Renungan Minggu Ini

Senin, 27 Juli 2015

Sehat dan Kuat Rohani I (Efesus 3:14-21)

Banyak cara yang ditempuh orang untuk menjaga tubuhnya tetap sehat, diantaranya dengan berolahraga. Hal yang lebih penting yang harus kita kejar yaitu sehat rohani, dengan ibadah. Apa pun yang kita kerjakan perlu ditopang dalam doa. Doa akan membuat kita tetap kuat dan makin teguh di dalam Tuhan meski ada badai menerpa.

Selasa, 28 Juli 2015

Sehat dan Kuat Rohani II (Efesus 3:14-21)


Semakin melekat kepada Tuhan kita akan semakin memahami kasih Kristus (Ef. 3:18). Melekat kepada Tuhan berbicara tentang keintiman. Karena itu berhentilah bersungut-sungut kepada Tuhan ketika keadaan tidak seperti yang kita harapkan. Semua yang terjadi bukan tanpa maksud, tapi untuk menguatkan iman percaya kita kepada-Nya.

Rabu, 29 Juli 2015 

Hati yang Hancur Berharga di Mata Tuhan (Mazmur 51:1-21)

Hati yang remuk dan hancur di hadapan Tuhan, serta memiliki rasa haus dan lapar akan Dia adalah modal menggerakkan hati Tuhan, bukan hati yang dipenuhi kesombongan atau kecongkakan. Tak ada yang lebih berharga di mata Tuhan kecuali hati yang hancur dan pertobatan.

Kamis, 30 Juli 2015

Serasa dalam Jurang (Mazmur 130:1-8)

Jurang adalah suatu tempat yang mengerikan. Terkadang saat kita mengalami masalah dan kesesakan, kita pun merasa tak berdaya, seperti berada di dalam jurang. Keadaan demikian juga pernah di alami Daud, dia datang kepada Tuhan dengan penuh kerendahan hati dan memohon belas kasih Tuhan. Tetap berharap kepada Tuhan dan nantikan Dia; pada saat yang tepat Dia pasti akan mengangkat kita dari jurang terdalam sekali pun.

Jumat, 31 Juli 2015

Hidup yang Tidak Tertib (2 Tesalonika 3:1-15)

Jika kita percaya kepada Tuhan Yesus, maka iman percaya kita itu harus menjadi suatu kenyataan dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita. Tidak tertib dalam hal: membagi waktu antara pelayanan dan keluarga, antara hobi dan jam doa, mengembalikan persepuluhan, pekerjaan, studi, pergaulan dan sebagianya. Orang Kristen yang dipimpin oleh Roh Tuhan hidupnya pasti tertib.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Jangan Congkak (Yakobus 4:1-10)

Di hadapan Tuhan, kita bukanlah siapa-siapa, " ...tidak lebih pada embusan nafas," (Yesaya 2:22). Segala yang kita miliki, baik itu harta kekayaan, kepintaran, jabatan, dan sebagainya berasal dari Tuhan. Tanpa campur tangan Tuhan, kita tidak akan mampu meraihnya. Jangan congkak; jika Tuhan berkehendak mengambilnya, semua yang kita miliki akan lenyap seketika.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.