Senin, 26 Oktober 2015
Sukacita dalam Penderitaan Umat Pilihan (1 Petrus 4)
Bersukacita dalam penderitaan. Ini bukan positif thinking, tetapi kuasa
untuk besukacita itu adalah kuasa rohani yang berasal dari Tuhan. Alasan
mengapa kita tetap dapat karena Allah ikut serta terlibat menanggung
penderitaan kita. Ini berarti bahwa pada masa ujian yang terberat disitulah
terjadi penghiburan terbesar. Bersukacitalah dalam penderitaan karena hal itu
dapat memuliakan Allah. Bersukacitlah karena Allah Pencipta kita yang setia
memelihara jiwa kita.
Selasa, 27 Oktober 2015
Meminta Hikmat Ilahi (1 Raja-Raja 3:1-15)
Belajar dari Salomo, marilah mengandalkan hikmat Tuhan. Bisa melalui
pengamatan terhadap karya ciptaan-Nya atau yang terutama dari apa yang di
ajarkan Alkitab. Pengajaran Alkitab seharusnya menjadi prinsip dan motivasi
dasar bagi kita dalam menerapkan hikmat ilahi.
Rabu, 28 Oktober 2015
Gembalakanlah Umat Pilihan (1 Petrus 5)
Para penatua dipanggil oleh Tuhan untuk menggembalakan kawanan domba Allah.
Mereka tidak boleh melakukannya dengan terpaksa, tidak boleh karena mau cari untung,
bukan karena suka menguasai orang lain. Jangan melayani karena mau mencari
keuntungan, tetapi melayanilah dengan pengabdian diri. Pengabdian diri berarti
rela berkorban dalam pelayanan. Demikian pula setiap orang yang melayani
hendaklah saling berlomba merendahkan hati satu terhadap yang lain.
Kamis, 29 Oktober 2015
Wujud
Hikmat Ilahi (1 Raja-Raja 3:16-28)
Hikmat Ilahi bukan semata-mata hikmat dengan akal budi. Hikmat Ilahi juga
menyangkut kasih dan kepedulian terhadap sesama manusia. Hikmat Salomo
membongkar dinginnya hati manusia yang dibelenggui oleh dosa. Di sisi lain,
menghangatkan hati nurani dari orang yang belum kehilangan kemanusiaannya.
Kiranya hikmat yang sama memandu kita dalam pengambilan keputusan-keputusan
penting. Jangan hanya andalkan rasio Anda, tetapi gunakan hati Anda untuk peka
terhadap hati Allah yang peduli kepada mereka yang tertindas.
Jumat, 30 Oktober 2015
Pengingat Identitas (1 Tawarikh 1-2)
Sebuah makna yang sangat penting dari bacaan kita hari ini, yaitu bahwa
Allah secara sangat teliti dan terperinci memilih orang-orang yang Ia mau pakai
untuk menjadi Bapa Leluhur Umat Pilihan-Nya. Mereka merupakan Pengingat
Identitas umat Allah. Bagi kita sebagai Israel rohani, pengingat identitas ini
sangat penting dan berharga kerena mengingatkan akan kasih setia Allah yang
tidak berkesudahan kepada orang-orang yang telah dipilih-Nya.
Sabtu, 31 Oktober 2015
Resep Bahagia (Mazmur 32)
Kebahagiannya adalah karena kita punya Tuhan dan firman-Nya. Pepatah
mengatakan, “If God is all you have, you have all you need” (Jika yang Anda
miliki hanya Allah, Anda telah memiliki segala yang Anda butuhkan). Dalam
hidup, Daud bahagia karena memiliki Allah sejati. Tidak heran jika sesulit
apapun hidupnya, sedalam apapun kegagalannya, tidak membuatnya berpaling dari
Tuhan. Bagaimanan dengan kita? Apakah alasan utama kebahagiaan kita selama ini?
Pada hartakah, kesuksesan atau pada Allah kita?



No comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menulis komentar yang positif.