Senin, 23
November 2015
Kehadiran Allah
Bacaan
Alkitab: 2 Tawarikh 5:2-6:11
Intisari :
Ibadah yang baik
bukanlah ibadah yang membuat umat Allah terkagum-kagum terhadap pendeta atau
terhadap pemimpin pujian atau terhadap paduan suara atau terhadap pemain musik,
melainkan ibadah yang membuat tidak ada seorang pun yang berani bersikap
sombong di hadapan Allah. Apakah ibadah yang Anda ikuti membuat Anda
merendahkan diri di hadapan Allah.
Selasa, 24
November 2015
Rumah Doa bagi Umat Allah
Bacaan
Alkitab : 2 Tawarikh 6:12-48
Intisari :
Memang, Allah
tidak bisa dibatasi oleh gedung dan kita bisa berdoa secara pribadi di rumah.
Akan tetapi, gedung gereja adalah tempat bagi kita untuk berdoa sebagai suatu
“umat”, bukan hanya berdoa secara pribadi. Tuhan Yesus pun menjanjikan berkat
khusus bagi orang-orang percaya yang berdoa dalam kebersamaan, bukan hanya
berdoa secara pribadi (Matius 18:19-20).
Rabu, 25
November 2015
Peringatan Keras
Bacaan
Alkitab : 2 Tawarikh 7-8
Intisari :
Peringatan ini
dimaksudkan untuk mengingatkan bangsa Yahudi bahwa penderitaan yang mereka
alami dalam pembuangan itu disebabkan karena ketidaktaatan raja-raja Israel
dan Yehuda. Peringatan itu merupakan peringatan bagi kita juga! Ketidak taatan
kita kepada Allah dan firman-Nya akan sangat berakibat fatal buat kita.
Kamis, 26
November 2015
Jangan Sombong! (1)
Bacaan
Alkitab : 2 Tawarikh 9
Intisari :
Hikmat yang
dimiliki oleh Raja Salomo membuat ia menjadi seorang raja yang amat kaya,
berkuasa, dan populer. Raja Salomo telah meraih puncak kesuksesan menurut
ukuran dunia, yaitu memiliki kekayaan, kekuasaan, dan popularitas yang luar biasa.
Sayang, kesuksesan membuat ia menjadi sombong dan lupa bahwa apa yang telah
dicapainya merupakan anugerah Allah!
Jumat, 27
November 2015
Jangan Sombong! (2)
Bacaan
Alkitab : 2 Tawarikh 10:1-11:4
Intisari :
Kisah
kesombongan Raja Salomo dan Raja Rehabeam itu merupakan suatu peringatan bagi
umat Yehuda yang berada dalam pembuangan, bahwa keadaan mereka yang sedang
terpuruk itu bukan disebabkan karena mereka menghadapi musuh yang hebat, tetapi
karena mereka tidak bergantung kepada Allah, melainkan kepada diri sendiri!
Tanda seorang yang rendah hati adalah bergantung kepada Tuhan.
Sabtu, 28
November 2015
Kesalahan yang berulang
Bacaan
Alkitab : 2 Tawarikh 11:5-12:16
Intisari :
Ketaatan kepada
Tuhan harus dilakukan seumur hidup, sehingga ketaatan menuntut ketekunan.
Sangat menyedihkan bahwa Raja Salomo dan Raja Rehabeam hanya taat dengan
setengah hati, padahal ketaatan setengah hati sama dengan ketidakpastian. Kisah
Raja Salomo dan Raja Rehabeam ini mengingatkan kita pada masa kini untuk
bertekun dalam ketaatan!



No comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menulis komentar yang positif.