Ditulis Oleh: Pnt. DR. Timotius Hardono, MA
“Tetap kerjakan keselamatanmu dengan takut
dan gentar.."(Filipi 2:12)
“Sebab
karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu
tetapi pemberian Allah.” (Efesus 2:8)
Keselamatan
yang kita terima adalah karena Yesus sudah lebih dulu mati untuk tebus dosa
kita. Keselamatan itu dapat diambil dari kita jika kita tidak mengerjakan
dengan tekun dan takut akan Tuhan, keselamatan itu akan diambil jika kita hidup
dalam dosa. Terus kerjakan keselamatan itu sampai Tuhan datang untuk kali yang
kedua.
Bagaimana
Mengerjakan Keselamatan :
1.
Ada bagian kita, ada bagian
Allah, dan ada bagian orang lain
“Sebab inilah yang
diperintahkan kepada kami : Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi
bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan
sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 13:47)
Bagian kita adalah terus
melakukan apa yang menjadi isi hati Tuhan dengan begitu kita tetap berada dalam
rancangan keselamatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Keselamatan itu
sendiri berasal dari kasih karunia yang kita peroleh karena Yesus lebih dulu
dieksekusi mati untuk tebus dosa kita. Itu bagian yang dilakukan Tuhan. Bagian
orang lain adalah menjadi partner untuk kita dalam memenuhi rancangan Tuhan dalam
hidup kita. Terkadang apa yang kita alami bersama partner kita sering kali
membuat kita meragukan keselamatan yang sudah kita peroleh oleh kasih karunia.
2.
Harus tetap berjalan dalam rel
kerajaan Allah
“Sebab dukacita
menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan
yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan
kematian.” (2 Korintus 7:10)
Roh Allah dapat meninggalkan
kita, keputusan kita hari ini adalah bagaimana kita hidup ke depan itu menentukan
apakah Roh Allah akan terus bersama dengan kita atau tidak. Kita tidak pernah
salah dengan masa lalu kita, tetapi kita bisa mengubah masa depan kita. Tuhan
tidak peduli dengan masa lalu kita, tetapi Dia peduli akan masa depan kita.
Karena itu jika kita lalai dalam mengerjakan keselamatan kita maka kita akan
kehilangan kasih karunia Allah. Roh Allah meninggalkan hidup kita dan itu
sangat disayangkan.
3.
Ketakutan yang kudus
“Demikian pula Kristus
hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang.
Sesudah itu ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk
menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.” (Ibrani 9:28)
Banyak hal yang dapat kita
lakukan untuk berbuat kebaikan. Tetapi hanya dengan satu hal buruk yang kita
lakukan semua hal baik itu akan tercemar. Jika kita takut berbuat dosa itu
adalah ketakutan yang kudus, tetapi jika kita takut memberi pengampunan itu
adalah ketakutan yang tidak kudus, itu adalah kesalahan dan itu dosa. Jika kita
takut memberikan keadilan tetapi melakukan pelanggaran itu adalah dosa di mata
Tuhan, dan keselamatanmu akan diambil dari padamu.
Kerjakan apa yang menjadi
bagianmu, dan lakukan itu dengan tekun seolah-olah tidak ada lagi hari esok
untuk dapat melakukan hal itu lagi. karena apa yang kita putuskan dan kita
lakukan hari ini itu menentukan bagaimana kita ke depannya, jangan pernah takut
melakukan apa yang dipandang baik oleh Allah, karena dengan melakukan apa yang
jahat di mata Tuhan membuat kita kehilangan kasih karunia dan juga damai
sejahtera. Tetapi hidup dalam pimpinan Roh kudus itu membuat kita berlari dalam
rel tujuan Tuhan bagi kita, amin. Tuhan Yesus memberkati.
“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain
di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang
diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
(Kisah Para Rasul 4:12)



No comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menulis komentar yang positif.