Thursday, 16 July 2015

Mengasihi Lewat Tindakan Nyata

“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (1 Yohanes 3:18)

Seperti halnya Yesus sendiri mengajarkan “Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13). Sebab bagaimana mungkin seseorang bisa mengaku memiliki kasih Allah tetapi mereka menutup mata terhadap penderitaan saudara-saudaranya sendiri? Jangan hanya berhenti dengan perkataan saja, tapi teruskanlah dengan perbuatan nyata dalam kebenaran.

Inilah idealnya dan jelas telah disebutkan dalam Alkitab. Banyak orang berpikir bahwa untuk menyatakan kasih kepada orang lain itu selalu mahal harganya. Padahal tidaklah demikian. Kita lupa bahwa sebuah senyuman sekalipun mampu membawa dampak positif yang bisa menguatkan atau memotivasi orang lain. Ada kalanya sebuah tepukan di pundak atau berada di samping mereka ketika tengah menghadapi masalah, itupun bisa sangat berharga bagi yang membutuhkan. Seperti itulah bentuk istimewa sebuah kasih, yang bukan hanya berhenti sebatas perkataan tanpa disertai tindakan, tetapi justru harus terbukti lewat perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan kebenaran.

Jemaat Makedonia disebutkan bukanlah jemaat kaya. Mereka juga bukan jemaat yang hidup nyaman tanpa masalah. Jelas dikatakan bahwa mereka itu sangat miskin, dan mengalami banyak penderitaan. Tapi lihatlah bahwa mereka tetap bersuka cita yang meluap dan begitu kaya dalam kemurahan. “Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahwa melampaui kemampuan mereka. Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juda beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus. Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.” (2 Korintus 8:4)

Ternyata kasih memang tidak tergantung dari miskin tau kayanya seseorang. Real love needs action. Dan perbuatan atau tindakan nyata ini harus sesuai dengan hukum-hukum kebenaran dari Kerajaan Allah. Jangan karena kita tidak tega lantas kita menjerumuskan orang-orang yang kita kasihi, jangan pula kita hanya berkata sayang tetapi terus menyakiti atau tidak mempedulikan mereka. Mari kita tampil menjadi orang-orang yang memiliki hati penuh kasih yang akan mudah dirasakan oleh orang lain lewat tindakan-tindakan nyata kita.

It’s time to spread our love with real action

Kasih yang tulus dan sungguh-sungguh membutuhkan tindakan nyata

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.