Menjelang berakhirnya tahun 2015, ini saat yang tepat bagi kita semua untuk membenahi
dan mempersiapkan diri untuk menyambut tahun 2016.
Mari sama-sama kita merenungkan tentang janji TUHAN dalam Mazmur
65:12a (”ENGKAU memahkotai tahun
dengan kebaikanMU”) ”Mahkota” sesungguhnya diberikan karena adanya prestasi
atau penghargaan tersendiri atas apa yang telah dicapai oleh si penerima. Sudahkah
kita memahami benar-benar apa saja sih kebaikan-kebaikan yang sangat mahal
(seperti nilai ”mahkota”) yang akan TUHAN berikan yang dengan sengaja telah
disiapkan oleh-NYA untuk hidup kita di tahun 2016?
Sudahkah juga kita memahami kriteria-kriteria apa saja yang akan
membuat kita “layak” untuk menerima penghargaan/mahkota kebaikan TUHAN?
Sesungguhnya sangat penting bagi kita untuk mengerti rahasia ini,
hidup dalam kriteria TUHAN dan meng-imani sungguh-sungguh ketika kita melangkah
di 2016.
TUHAN serius memahkotai
tahun 2016 dalam hidup kita dengan kebaikan-NYA.
Suatu usulan yang sangat baik tentang teknis doa
akhir tahun untuk kita semua melakukannya:
1. AGENDA 28 DESEMBER 2015 – KOREKSI KESALAHAN
Lukas 5:37-38 mencatat bahwa anggur baru tidak diisikan kepada kantong
kirbat yang lama, maka dari itu merupakan sesuatu yang serius untuk menyiapkan
hati sebagai kantong kirbat yang baru untuk memasuki tahun yang baru.
Siapkan beberapa kertas kosong, doa
sungguh-sungguh minta TUHAN pimpin kita untuk mengingat semua dosa-dosa yang
telah kita lakukan, keputusan-keputusan salah yang telah kita ambil dan
luka-luka dalam jiwa dan hati kita yang telah terjadi dalam hidup kita
sepanjang tahun 2015 atau di tahun-tahun sebelumnya. Miliki
waktu khusus untuk merenungkan dan menuliskan hal-hal tersebut disertai dengan
komitmen untuk kita bertobat dan tidak lagi hidup didalam nya diwaktu-waktu
mendatang. Penting untuk kita memasuki tahun 2016 dengan tangan dan hati
yang bersih. Hati-hati dalam
menyimpan kertas daftar dosa kita sebelum dibakar karena hal ini RAHASIA.
Setelah selesai merenungkan dan menuliskan
dengan tidak terburu-buru, ambil waktu malam hari sebelum memasuki 29 Desember
2015 kita membakar kertas-kertas ini dengan tekad
untuk melupakan dan meninggalkan masa lalu kita. Pastikan dalam langkah ini, kita benar-benar mengakui dengan rendah hati,
minta amoun dan bawa hati dan komitmen untuk bertobat.
2. AGENDA 29 DESEMBER 2015 – MENGERTI APA MAU TUHAN
Siapkan 12 kertas kosong, tulis di bagian
atas kertas ini nama-nama bulan dari januari 2016, februari 2016 dst sampai desember 2016. Ambil waktu doa khusus untuk meminta
TUHAN memimpin dan membuat kita mengerti tentang rencana dan janji-janji TUHAN
bagi hidup kita di tahun 2016. Jangan takut salah untuk mendengar
suara-NYA dan mengerti agenda-NYA untuk hidup kita masing-masing di tahun
depan.
Jangan terburu-buru untuk memiliki saat
pribadi dengan TUHAN untuk mengerti DIA membukakan hal-hal di depan dalam hidup
kita.
Yeremia 33:3 ”Berserulah kepadaKU, maka
AKU akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar
dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui”.
Percayalah ketika dengan bersungguh hati
berseru kepa-NYA minta dtuntun PASTI DIA akan tuntun kita mengerti hal-hal ke
depan. Semua yang kita mengerti dan dapatkan, mari kita tuliskan di
kertas-kertas tersebut sesuai dengan waktu bulan-bulan yang ada.
- AGENDA 30 DESEMBER 2015 – MENYUSUN APA MAU KITA
Sekarang kita ambil waktu
khusus untuk merenungkan dan menuliskan dengan warna pena berbeda warna
dalam 12 kertas yang telah kita pakai di tanggal 30 desember.
Sekarang ini kita waktu nya
menuliskan keinginan-keinginan dan rencana-rencana kita untuk tahun 2016.
Jangan terburu-buru untuk
membuat perencanaan 2016 ini karena kita lagi menyusun RENCANA
BESAR, MIMPI dan TARGET kita untuk 2016.
- AGENDA 31 DESEMBER 2015 – MINTA PENYERTAAN
TUHAN
Hari ini adalah hari terakhir
di tahun 2015, waktu yang paling indah untuk kita membawa semua
perencanaan, janji-janji TUHAN yang kita pahami dan seluruh hidup kita untuk
kita serahkan dalam tangan TUHAN dan meminta penyertaan TUHAN.
Mari kita renungkan 2 ayat
firman TUHAN ini:
a.
Yakobus
4:13-17
Kita tidak tahu dengan pasti hal-hal apa yang kelak terjadi di depan kita,
tapi sungguh sangat baik jika menyerahkan dalam tangan kasih-NYA.
b.
Keluaran
33:15
Musa pernah menaikkan doa yang sangat merindukan disertai oleh-NYA dalam
perjalanan melangkah ke depan. Mari sama-sama hari ini kita khususkan waktu
untuk membangun mezbah (Pray, Praise and Worship) dan meminta penyertaan-NYA
bagi langkah2 hidup kita di tahun 2016
NOTES :
Jika di antara kita memang sudah ada acara pada
tanggal 28, 29, 30 atau 31 desember 2015, doa akhir tahun sesuai
urutan agenda nya bisa dicicil mulai dari sekarang atau besok.
Jauh lebih baik untuk menyediakan satu hari untuk
khusus satu topik doa akhir tahun sehingga tidak ada nilai terburu-buru dalam
kita membenahi dan membuat persiapan diri memasuki tahun 2016.
Mari sama-sama kita renungkan cerita ini:
~ SELALU ADA PILIHAN ~
Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur.
Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakan akarku dalam-dalam di tanah ini dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.” Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang. Bibit yang kedua bergumam, “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah di sana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku ke atas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku itu pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.” Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian. Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Memang selalu aja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam sikap pesimis, kengerian, keraguan, dan kebimbangan- kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita sering terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak.
Kita saat ini sudah akan memasuki beberapa hari
terakhir di 2015, suatu pilihan bagi kita untuk mau SERIUS menjadi
BIJAKSANA mengakhiri tahun dan memulai tahun yang baru dalam pimpinan TUHAN,
ataupun sebaliknya... itu semua pilihan kita...
SELAMAT mengoreksi diri dan menata RENCANA BESAR anda untuk
tahun 2016.
TUHAN YESUS memberkati...
-Jawatan Profetik GBI Miracle Service-



No comments:
Post a Comment
Terima kasih telah menulis komentar yang positif.